Mengenal Signal, Aplikasi Pengganti WhatsApp Pilihan Elon Musk

Mengenal Aplikasi Signal Messenger – Signal Messenger tiba-tiba naik daun. Aplikasi chatting tersebut sangat disarankan untuk menggantikan WhatsApp. Pendiri sekaligus CEO Tesla Elon Musk sendiri yang memberikan saran tersebut.

Padahal, jumlah pengguna WhatsApp saat ini mencapai ratusan juta orang per harinya. BukaReview yakin, kamu juga pasti memasang WhatsApp di HP kamu saat ini.

Lantas, mengapa Elon Musk memberikan saran untuk mengganti aplikasi chatting populer WhatsApp ke Signal? Apa itu Signal Messenger? Simak terus artikel ini untuk mendapatkan jawabannya ya!

Latar Belakang Saran Elon Musk Ganti ke Signal

Awal tahun 2021, WhatsApp membuat sebuah pengumuman penting. Isinya perihal pembaruan kebijakan penggunaan aplikasi. Agar dapat terus menggunakan WhatsApp, kamu diwajibkan untuk menyetujui perubahan yang mulai berlaku pada 8 Februari 2021 tersebut. Ya, kamu memang diberikan waktu cukup panjang untuk menyetujui perubahan itu.

Apabila tidak setuju, tentunya kamu tidak akan bisa lagi menggunakan WhatsApp.

Masalahnya, perubahan kebijakan tersebut dianggap cukup kontroversial. Perubahaan tersebut terkait dengan cara WhatsApp dan Facebook memproses data pengguna.

Nantinya, kamu diwajibkan untuk menyerahkan data yang cukup sensitif ke Facebook agar dapat tetap menggunakan WhatsApp. Data yang dimaksud, termasuk alamat IP, nomor ponsel, jaringan seluler, data transaksi, zona waktu, hingga data hardware HP yang digunakan.

Setelah kabar resmi itu tersebar luas, Elon Musk pun memberikan saran lewat akun Twitter resmi miliknya. Ia mengatakan, gunakan saja Signal. Tentu saja, dalam konteks ini sebagai pengganti WhatsApp.

Harapannya, bagi yang tidak setuju dengan perubahan kebijakan tersebut punya alternatif lebih baik dari WhatsApp.

Lantas, bagaimana dengan kamu, apakah kamu memutuskan untuk mengikuti saran dari Elon Musk? Apakah kamu memutuskan untuk terus menggunakan WhatsApp dengan setuju atas kebijakan penggunaan baru?

Nah, jika kamu memutuskan untuk tidak setuju dengan kebijakan baru WhatsApp dan mau mengikuti saran Elon Musk, sebaiknya kamu mengenal dulu apa itu aplikasi Signal Messenger.

Apa itu aplikasi Signal Messenger?

Seperti yang bisa kamu duga, Signal adalah aplikasi messenger yang bisa kamu gunakan untuk chatting. Menariknya, ia dibekali dengan kemampuan end-to-end encryption. Jadi, tingkat keamanannya memang tinggi. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi Signal untuk membuat grup, voice chat, hingga video call.

Sejarah kehadiran aplikasi Signal sendiri cukup panjang. Dimulai pada tahun 2010, ada sebuah perusahaan bernama Whisper System yang mengembangkan dua aplikasi. Aplikasi pertama disebut TextSecure (aplikasi pesan terenkripsi) dan aplikasi kedua bernama RedPhone (aplikasi panggilan suara).

Pada tahun 2011, perusahaan Whipser System dibeli oleh Twitter. Kemudian, kedua aplikasi dilepas secara open source.

Pada tahun 2013, salah satu pendiri Whisper System, Moxie Marlinspike, meninggalkan Twitter. Ia kemudian mendirikan sebuah perusahaan baru bernama Open Whisper Systems. Perusahaan baru tersebut melanjutkan pengembangan TextSecure dan RedPhone.

Pada tahun 2014, Open Whisper Systems menggabungkan dua layanan tersebut. Gabungan dari keduanya dinamakan sebagai Signal.

Pada tahun 2018, Moxie Marlinspike dan salah satu pendiri Whatsapp Brian Acton membentuk sebuah perusahaan non-profit bernama Signal Foundation untuk terus mengembangkan aplikasi, membuatnya tetap gratis, dan open source.

Fitur apa saja yang dimiliki aplikasi signal?

Sama seperti aplikasi chatting pada umumnya, kamu bisa saling berkirim pesan di aplikasi Signal. Kelebihannya, pengiriman pesan itu sudah terenkripsi, baik itu dari pihak pengirim maupun penerima. Itu artinya, pesan yang dikirimkan oleh aplikasi Signal relatif sulit untuk diretas.

Biasanya, dengan kemampuan seperti itu, pihak Signal sendiri pun dijamin tidak akan bisa membaca pesan yang ada. Kelebihan lainnya, Signal juga tidak memiliki kebijakan penggunaan seperti WhatsApp, di mana ada data yang bakal dibagikan ke pihak lain. Cocok bagi yang sangat peduli dengan keamanan data.

Selain itu, Signal juga bisa digunakan untuk group chat, voice message, berkirim foto, data, hingga video call.

Aplikasi Signal tersedia untuk iOS, Android, dan PC. Tentunya, seperti misi yang diemban oleh Signal Foundation selama ini, aplikasi Signal tersedia secara gratis, open source, dan tidak ada penyerahan data ke pihak lain.

Nah, sudah mengetahui apa itu aplikasi Signal? Apakah kamu akan beralih ke aplikasi yang disarankan oleh Elon Musk tersebut?

You May Also Like

About the Author: Naomi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *